Mitos Sejarah Batu Amethyst

batu amethyst

Batu Amethyst – Menurut sejarah batu amethyst mulai dikenal sejak zaman Yunani – Romawi. Dalam mitologi tersebut, Bacchus, Dewa Anggur memiliki dendam kepada diana. Untuk membalas dendam tersebut, Bacchus menyatakan bahwa orang pertama yang dia temui dalam perjalanan melalui hutan akan dimakan oleh harimau miliknya.

batu amethystPada suatu hari, Orang yang pertama ditemuinya adalah seorang gadis cantik bernama Amethyst yang sedang dalam perjalanan ke kuil Diana untuk sembahyang. Saat diserang, Amethyst memanggil nama Diana untuk menyelamatkannya. Mendengar permintaan tolong Amethyst, Diana lalu mengubah Gadis Cantik tersebut menjadi sebuah bongkah batu putih bersih dan berkilau.

Mengetahui bahwa gadis yang diserang salah sasaran, maka Bachuss kemudian merasa bersalah. Sebagai tanda rasa bersalahnya Bacchus kemudian menuangkan Anggur Pada Batu tersebut sehingga Berwarna Keunguan.

Mitos Sejarah Batu Amethyst pada Zaman Roma Kuno

Pada masa Roma Kuno, batu berwarna ungu ini sering dimasukkan ke dalam gelas anggur untuk mencegah mabuk. Pada zaman ini, kebanyakan pengguna batu ini adalah tentara Romawi. Sebab ketika pesta kemenangan perang para tentara romawi berpesta dengan meminum Anggur.

Namun, Agar tetap selalu waspada para tentara tersebut tidak boleh mabuk. Sehingga kebanyakan dari mereka menggunakan Batu ini untuk sarana agar mereka tidak mabuk.

Baca Juga : Ciri-Ciri Batu Kecubung dan Kriteria Penilaian Kualitasnya

Mitos Sejarah Batu Amethyst pada Zaman Mesir Kuno dan Pertengahan

Ada saat zaman mesir kuno, percaya batu amethyst mempunyai kekuatan yang digunakan untuk menjaga makam fir’aun. Kemudian selama periode abad pertengahan, batu amethyst digunakan sebagai obat untuk mencegah kantuk, mempertajam kecerdasan, melindungi pemakainya dari sihir dan membawa kemenangan dalam pertempuran.

Kemudian, dari jazirah Arab ada cerita tersendiri tentang batu yang satu ini. Menurut mitologi arab, batu amethyst ini dapat melindungi pemakainya dari mimpi buruk dan asam urat, serta dianggap sebagai batu kesetiaan dan kekuasaan.

Cerita dari berbagai mitologi diatas menandakan bahwa batu ini sudah dikenal sejak ratusan tahun yang lalu. Tentang kebenaran mitologi tersebut, saya serahkan sepenuhnya kepada Anda. Karena ini adalah mitologi atau cerita rakyat yang saya baca pada buku dan juga dari percakapan dengan rekan sesama pecinta batu permata.

Bahkan jika Anda memiliki cerita lain tentang batu kecubung (amethyst), itu sah-sah saja. Namun yang jelas, Batu ini adalah salah satu batu alam yang indah. Adapun energi alami atau manfaat yang ada batu ini, semua atas kehendak Tuhan yang maha membentuk.

Manusia hanya bisa memproses energi tersebut sehingga bisa menghasilkan manfaat yang maksimal. Sama halnya tumbuhan. Secara alami tumbuhan di berikan karunia energi yang luar biasa. Misalnya tumbuhan sambiloto yang diberikan energi untuk pengobatan kanker. Nah, untuk memaksimalkan energi alami sambiloto perlu di proses terlebih dahulu supaya manfaat dan penggunaannya lebih maksimal.

Batu ini pun demikian. Batu kecubung (Amethyst) yang dikehendaki Tuhan memiliki energi, perlu di proses agar energi nya lebih fokus sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal.

Demikian, sedikit certia tentang Batu Amethyst. Bagi Anda yang menginginkan Batu ini, silakan Anda kunjungi halaman depan website ini atau Anda bisa juga hubungi Mbak Salma di 0816607401/08112993401 PIN BBM : CSRATU77 atau mbak Nayla di 0816607402/08112993402, untuk berkonsultasi dan melakukan pemesanan Batu Kecubung (Amethyst) khusus ini.